Nasib Asrama Elim Rantepao

Asrama Elim Rantepao merupakan salah satu aset gereja toraja, dan merupakan salah satu bengunan peninggalan Belanda yang bertujuan untuk tempat mendidik genasi muda, dan juga sebagai tempat tinggal bagi putra-putri toraja yang berdomisili di luar toraja untuk mengenyam pendidikan di Toraja, mulai dari tingkat smp sampai perguruan tinngi.

Namun, sekarang ada rencana untuk menggusur gedung ini dan digantikan dengan gedung baru yang katanya semacam gedung serba guna yang namanya "Convention hall " oleh BPS. bahkan pada tanggal 26 maret 2009 kemarin telah diadakan peletakan batu pertama.

Namun rencana ini juga tidak serta merta disetujui oleh anggota jemaat. Banyak anggota jemaat tidak setuju dengan keputusan ini, terutama simpatisan, pengurus dan juga Alumni Asrama elim. saya juga sebagai pribadi sangat menyayangkan keputusan itu, dan saya minta dukungan teman2,saudara2, sekalian untuk ikut mempertahankan eksistensi Asrama Elim Rantepao, Sebagai salah satu aset gereja toraja, bekas bengunan belanda, dan juga tempat pembinaan generasi muda...

salam

stanley

CH demi Kemajuan Toraja Utara

Marilah kita terbuka melihat ibu kota Toraja Utara secara visioner. Kota Rantepao perlu tertata dengan baik. visi tata itu, memang akan berimbas pada bangunan masa lalu. namun, kebudayaan berjalun maju, mengglobal. jd, bangunan perlu juga ditata secara modern, agar lebih indah, seindah alamnya. kita menata untuk masa depan, bukan untuk masa lalu. seindah apapun masa lalu, itu tinggallah kenangan. Rapat Kerja Gereja Toraja telah memutuskan untuk melanjutkan pembangunan CH. mari kita dukung, n kawal. Kita harapkan, perencanaan dan pelaksanaannya transparan agar kita dapat memberikan masukan positif. BPM Sinode juga perlu menjelaskan visi CH, agar seluruh masyarakat dapat mengetahui hal positif dari CH itu. Harapanku, Toraja Utara go internatinal. Untuk itu kita juga butuh fasilitas yang layak. Wajah Toraja adalah wajah keagungan Tuhan.
Salam, MKS

untuk Pengurus BPS simpatisannya

pengalihan dan penggantian sarana penunjang pendidikan seperti asrama elim sdh pasti merupakan suatu langkah yg sgt salah dan keliru...itu adalah bukti bhw para pengurus BPS yg dipimpin batti cs telah mengorbankan masa depan anak2 toraja khususnya yg menempuh pendidikan di toraja...strategi pengurus BPS yg sekarang jelas2 telah salah arah karena toraja tdk akan pernah jd daerah industri...khususnya jasa perdagangan...yg paling memungkinkan untuk mengembangkan toraja adalah menjadikannya sbg daerah/kota pelajar yg bertaraf nasional bahkan internasional....ato lbh ekstrim lg toraja hy bs maju jika daerah itu dijadikan sbg daerah/tanah"genting" ato istilah torajanya "kasino" bertaraf international(kotajudi -red)...klo menggusur asrama trus digantikan dg CH tdk akan maju..ujung2nya pasti bangkrut...krn yg nanti membeli/menggunakan jasa CH tdk ada karena sdh banyak hotel2 berbintang yg menyediakan plus pelayanan yg profesional...kemudian mayarakat toraja bkn model org2 yg suka membelanjakan uang mereka di mall ato melaksanakan acara2 mereka di CH...(org toraja msh lbh suka dan lbh menghargai tongkonan masing2 shg hampir semua kegiatan2 yg melibatkan keluarga dll msh diselenggarakan disana karena tdk pake bayar2)... jadi oleh karena itu maka CH pasti akan mengalami kebangkrutan dan jika itu terjadi maka sudah tentu para donatur/penyandang dana akan menagih kembali dana yg tlh mereka setorkan kpd BPS..trus krn sdh pasti pula BPS tdk ada dana maka yg jd jaminankan adalah aset atas tanah lokasi CH(eks asrama elim-red)...dannn tamatlah semuanya...aset BPS nantinya berpindah pemilik yaitu org2 yg menjadi grup ketua BPS sekarang....untuk itulah dihimbau kepada para donatur/penyandang dana rencana pembangunan CH tersebut untuk menarik kembali dana anda..dr pd anda ibarat membuang garam kelaut...tdk akan ada hasil...ingat sebagian masyarakat toraja tdk ikhlas dg penggusuran asrama elim...Tuhan mendengarkan keluhan org2 demikian...dan Tuhan jg pasti akan melaknat orang2 yg punya niat jahat terselubung di balik rencana ini semua...asrama elim bs dijadikan slh satu aset wisata pendidikan daripada digusur olh Ketua dan Pengurus BPS...

untuk Pengurus BPS simpatisannya

pengalihan dan penggantian sarana penunjang pendidikan seperti asrama elim sdh pasti merupakan suatu langkah yg sgt salah dan keliru...itu adalah bukti bhw para pengurus BPS yg dipimpin batti cs telah mengorbankan masa depan anak2 toraja khususnya yg menempuh pendidikan di toraja...strategi pengurus BPS yg sekarang jelas2 telah salah arah karena toraja tdk akan pernah jd daerah industri...khususnya jasa perdagangan...yg paling memungkinkan untuk mengembangkan toraja adalah menjadikannya sbg daerah/kota pelajar yg bertaraf nasional bahkan internasional....ato lbh ekstrim lg toraja hy bs maju jika daerah itu dijadikan sbg daerah/tanah"genting" ato istilah torajanya "kasino" bertaraf international(kotajudi -red)...klo menggusur asrama trus digantikan dg CH tdk akan maju..ujung2nya pasti bangkrut...krn yg nanti membeli/menggunakan jasa CH tdk ada karena sdh banyak hotel2 berbintang yg menyediakan plus pelayanan yg profesional...kemudian mayarakat toraja bkn model org2 yg suka membelanjakan uang mereka di mall ato melaksanakan acara2 mereka di CH...(org toraja msh lbh suka dan lbh menghargai tongkonan masing2 shg hampir semua kegiatan2 yg melibatkan keluarga dll msh diselenggarakan disana karena tdk pake bayar2)... jadi oleh karena itu maka CH pasti akan mengalami kebangkrutan dan jika itu terjadi maka sudah tentu para donatur/penyandang dana akan menagih kembali dana yg tlh mereka setorkan kpd BPS..trus krn sdh pasti pula BPS tdk ada dana maka yg jd jaminankan adalah aset atas tanah lokasi CH(eks asrama elim-red)...dannn tamatlah semuanya...aset BPS nantinya berpindah pemilik yaitu org2 yg menjadi grup ketua BPS sekarang....untuk itulah dihimbau kepada para donatur/penyandang dana rencana pembangunan CH tersebut untuk menarik kembali dana anda..dr pd anda ibarat membuang garam kelaut...tdk akan ada hasil...ingat sebagian masyarakat toraja tdk ikhlas dg penggusuran asrama elim...Tuhan mendengarkan keluhan org2 demikian...dan Tuhan jg pasti akan melaknat orang2 yg punya niat jahat terselubung di balik rencana ini semua...asrama elim bs dijadikan slh satu aset wisata pendidikan daripada digusur olh Ketua dan Pengurus BPS...

komentar orang sakit hati

Membaca komentar diatas, kayaknya ybs sangat sakit hati melihat pembangunan CH..... apa karena tidak dilibatkan???? atau memang bukan anggota Gereja...., atau selama ini mengambil keuntungan... dari Asrama Elim,.... atau takut.... tanah dan rumah yang ditempati juga turut dugusur/diambil kembali oleh Getor???? atau ....inilahkah "ORANG JAHAT YANG SEBENARNYA.... Astaga Komentarnya sangat Negatif terhadap hasil keputusan SSA. Mau tanya siapa orang Grup ketua BPS...??? mungkin anda yang mau jadi anggota Grup tapi.... tidak terpakai karena.... justru andalah yang sering berbuat jahat.

kami tdk buth CH, toraja

kami tdk buth CH, toraja terkenal dengan kebudayaanx dan t4 bersejarah,bkn gedung bertingkat

KAMI JUGA TIDAK BUTUH ASRAMA ELIM

KAMI SUDAH TIDAK BUTUH ASRMA ELIM.... KARENA MERUSAK KEINDAHAN DAN KOTA RANTEPAO.... TIDAK PERNAH DI RAWAT DENGAN BAIK.... MAKANYA SANGAT COCOK KALAU PEMILIKNYA MENGGANTI DENGAN BANGUNAN YANG LEBIH BAIK.... UNTUK GENERASI AKAN DATANG.....HIDUP GEREJA TORAJA... HIDUP BPS....

Saya juga setuju kalau di

Saya juga setuju kalau di gtanti aja itu asrama elim terus di pindah ke daerah gunung sesean biar penghuninya belajar dengan baik. Kalau di dalam kota nanti terganggu. Tetapi tempat penggantinya juga nantinya di bangunkan sarana internet, jalannya bagus, dll

hidup batti

maju terus mr pdt. batti....
ntar lagi lu pensiun...kumpulkan ,modal untuk persiapan dagang kerbau....amin ya rabbi al amin ...batti ko tu

BPS maju terus

alumni Aslim kalo mau pertahankan Aslim pulanglah pugar dan biayai pemeliharaan rutinnya, jangan cuman ngomong doang, aku te to lendu' lalan bukan alumni Aslim, tapi mangka mo ku pugar misa kamara. sekali lagi kalo prihatin lakukan action jangan NATO.
untuk BPS lanjutkan saja idenya saya dukung dengan doa dan dana karena posisinya sangat strategis bisa jadi icon ToRut kelak.

salama

HASIL POLLING ASRAMA ELIM RANTEPAO

HASIL POLLING ASRAMA ELIM RANTEPAO

JUMLAH SUARA = 327 Responden
* Tidak Setuju = 302 ( 92,35% )
* Setuju = 13 ( 3,97% )
* Ragu-ragu. = 12 ( 3,66% )
Waktu Pelaksanaan : bulan Mei - 17 Agustus 2009

Hasil selengkapnya kunjungi SOTT:
http://www.savetoraja.blogspot.com/2009/08/pengumuman-hasil-polling-asra...

Semoga hasilnya dapat menjadi pertimbangan dan bahan evaluasi bagi BPMS Gereja Toraja

GBU

Asrama Elim mati suri karena

Asrama Elim mati suri karena semakin membaiknya sarana dan prasarana transportasi sehingga anak sekolah lebih memilih langsung dari kampung/rumahnya ketimbang masuk asrama dan juga seiring bergesernya favoriditas dari SMA Kristen Karassik ke SMA Barana, karena tidak bisa dipungkiri penghuni asrama Elim selama ini didominasi oleh siswa SMA Kristen.
Memang asrama Elim adalah bangunan bersejarah (bagi sebagian orang teruma alumni asrama Elim) di samping itu karena merupakan bangunan Belanda, tetapi apalah artinya mempertahankan asrama Elim sebagai bangunan tua yg tidak terawat (alumninya sendiri tidak pernah “menengok” kondisinya yg sudah sangat memprihatinkan pada hal mereka ngotot jangan dibongkar!!!). Jangan biarkan asrama Elim rontok begitu saja tanpa ada yg peduli untuk merawatnya, justru ini pasti lebih menyedihkan.
Lalu apa salahnya mengalih fungsi jika itu lebih bermanfaat

Rencana mengalih fungsi lahan bekas asrama Elim jadi Convention Hall adalah keputusan yg tepat dan patut kita dungkung karena disiapkan untuk pertemuan-pertemuan untuk kegiatan Gereja Toraja (termasuk Sinode Am), disamping itu nantinya dapat disewakan untuk acara pernikahan atau acara lainnya seperti KKR, harapan kami semoga Convention Hall yg akan dibangun dapat menjadi Landmark baru di kota Rantepao, maju terus BPS….,
Kedepannya BPS juga perlu dana untuk pekerjanya dan untuk pensiunan pekerja (termusuk pendeta), mungkin dengan adanya Convention Hall akan sedikit membantu, karena support dari jemaat-jemaat untuk BPS kadang terlambat, kalau dilihat dalam jemaat kita masing-masing sering kita menunggak untuk kelangsungan BPS, ini yg perlu kita pikirkan juga. Saya sering prihatin jika orang BPS mengadakan perkunjungan ke jemaat-jemaat, terkadang justru “mate papa’ dikka’na”, karena memang mereka sering kekurangan dana.

Salama’ … Waiutan Kaliki

Asrama Elim Mati Suri?

Asrama Elim Mati Suri? Lokomi kattai mi di BOM...!!!!
ini hanya pendapatlogika sesaat yang sangat kurang teliti dan kurang ditelaah baik-baik..

nyata-nyatanya Asrama Elim masih tetap berfungsi dengan baik..

reply to waiutan kaliki

@Waiutan Kaliki:

maaf, sedikit mengomentari pendapat anda, asrama elim masih tetap berfungsi dengan baik, dan bukan juga didominasi oleh SMA kristen tetapi hampir di setiap lembaga pendidikan di Kota rantepao ada penghuni asrama elim. Bahkan ada yang masih duduk di bangku SMP, dan Perguruan tinggi pun ada Penghuni Aslimnya.

Dan kata "tidak terawat" juga kayaknya kurang pas. Setiap pagi hari penghuni secara bergiliran membersihkan halaman bahkan mengepel lantai. Dan pada hari jumat pagi selalu mengadakan kerja bakti. Dan alumni juga tetap care terhadap Asrama Elim, terbukti dengan adanya beberapa renovasi yang sumber dananya dari Alumni.

kalau anda mendukung pengalihfungsian aslim, saya yakin anda belum tau tahu dengan pasti apa dan bagaimana Asrama Elim itu.

Jika memang benar-benar ada dana untuk pembangunan Convention Hall, kenapa tidak? tetapi mengapa harus Asrama Elim yang jadi Tumbal? Masih banyak Lokasi lain yang kosong danlebih strategis.

Mohon dipikirkan dengan baik dan dipelajari, diteliti, ditelaah, secara detail, jangn berpikir pendek dan tidak memikirkan sejarah dan yang akan ke depan.

salama'
kurre sumanga'

Buat Mantan penghuni

Katanya mantan penghuni... kok tahu setiap pagi penghuni... mengepel artinya anda masih disitu???? pantas anda tidak setuju kalau Asrama Elim direlokasi...

katekku' tekku'

nakua sangmemenku inde'mai padangna tau iatu GT katekku' tekku' garaga oi ia tau hall garaga dukai ia hall dako' to kedenni tau garaga pa'tarungungkuan garaga duka ia patarungkuan. pira pira tu pengurus BPS memang morai duka ia la sugi', iatu pelayanan gereja di posanga bangri. ayo kombongan sia tomanguranna gereja mangea komi, ia ke parallu sondai nasang ngi tu pengurus BPS melalui sinode am khusus.

Selamatkan Asrama Elim Rantepao

klik link di bawah dan bergabung untuk menolak pembongkaran Asrama Elim.

Satukan suara menolak pembongkaran Asrama Elim

enak saja

yang di bwah jgn blagu,,

entar yng dikuburan bca komenx kmu,,

lu di pnggil nyusul ma mereka..

emang bgusan di BTl dari pada di ba'lele cepat bnjir tau..

tapi sekali LGi

Menolok keras eksekusi pMbongkRan ASLIM..

Jgn di BTL,..

Jgan i BTl karena dekat kburan,..

nTar yang di kburan,...

ikutan ke Mall,. :D hehe,..300x

menDing di bangun di Ba'lele aj,.

slx di ba'lele pembangunan belum sTabil,..

biaR kota Rpao tmBah rame,... jdnya aNk BTL larix kesaNa,. bukan ke Aslim

tulisanmu bikin sakit mata

tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata
tulisanmu bikin sakit mata

besar kecil angka campur huruf... sekolah dimanako??

freedom for aslim

jangan............

jangan membongkar aslim rantepao,,

alx asLIm adlah aset2 anak2 BTL untuk mencari cwek,,

Wlaupun kdengaran kmpungan tapi asLim is the besT..

dan asLim adlh lambang sjrah msuknya agama kristen ke toraja..

MaLL Rantepao mending di buat di BTL aja,,

spya BTLx tambah rame..

dari pada di asLim..

BTL itu kuburan umum...

BTL itu kuburan umum... :P

ASLIM kalau tidak di renovasi jg akan hancur dengan sendirinya krn segi usia sudah terlalu tua. Sekali gempa mungkin akan ambruk.

Mungkin sebaiknya ASLIM tidak dipakai lg sebagai Asrama pelajar.
Masalah pembangunan gedung baru apakah tidak bisa dibangun ke tempat lain??? kan BPS punya tanah dimana2...

Selamatkan Asrama Elim !.

wee... tau..e...tau..e..tau..e...

Merdeka.....!...

selamatkan Aslim,

tae' toda' dako inanna sia agi sola ardi mangiringi.....

kalo jd mall di bangun,.. kita hancurkan....

Asrama Elim mati suri karena

Asrama Elim mati suri karena semakin membaiknya sarana dan prasarana transportasi sehingga anak sekolah lebih memilih langsung dari kampung/rumahnya ketimbang masuk asrama dan juga seiring bergesernya favoriditas dari SMA Kristen Karassik ke SMA Barana, karena tidak bisa dipungkiri penghuni asrama Elim selama ini didominasi oleh siswa SMA Kristen.
Memang asrama Elim adalah bangunan bersejarah (bagi sebagian orang teruma alumni asrama Elim) di samping itu karena merupakan bangunan Belanda, tetapi apalah artinya mempertahankan asrama Elim sebagai bangunan tua yg tidak terawat (alumninya sendiri tidak pernah “menengok” kondisinya yg sudah sangat memprihatinkan pada hal mereka ngotot jangan dibongkar!!!). Jangan biarkan asrama Elim rontok begitu saja tanpa ada yg peduli untuk merawatnya, justru ini pasti lebih menyedihkan.

Rencana mengalih fungsi lahan bekas asrama Elim jadi Convention Hall adalah keputusan yg tepat dan patut kita dungkung karena disiapkan untuk pertemuan-pertemuan untuk kegiatan Gereja Toraja (termasuk Sinode Am), disamping itu nantinya dapat disewakan untuk acara pernikahan atau acara lainnya, harapan kami semoga Convention Hall yg akan dibangun dapat menjadi Landmark baru di kota Rantepao, maju terus BPS….,
Kedepannya BPS juga perlu dana untuk pekerjanya dan untuk pensiunan pekerja (termusuk pendeta), mungkin dengan adanya Convention Hall akan sedikit membantu, karena support dari jemaat-jemaat untuk BPS kadang terlambat, kalau dilihat dalam jemaat kita masing-masing sering kita menunggak untuk kelangsungan BPS, ini yg perlu kita pikirkan juga. Saya sering prihatin jika orang BPS mengadakan perkunjungan ke jemaat-jemaat, terkadang justru “mate papa’ dikka’na”, karena memang mereka sering kekurangan dana.

Salama’ … Waiutan Kaliki

Oh.. Waiutan Kaliki...!

Oh.. Waiutan Kaliki...! Mudah2an bpk atau ibu bukan orang BPS, pendeta, pendidik, pemerintah atau tokoh masyarakat. Betapa malangnya getor/toraja jika mengatakan bangunan aslim hanya milik orang yang pernah tinggal di sana. Sangat memprihatinkan dan menyedihkan sekali! Yang perlu kita ketahui:
1. Aslim milik semua orang, milik orang toraja, milik bangsa indonesia, pelaku sejarah toraja, pelaku sejarah indonesia, pelaku sejarah belanda, dll.
2. Yang harus merawat Aslim adalah getor karena milik getor. Jika mengatakan aslim tdk terawat. Getor seharusnya malu karena tidak bertanggung jawab.
3. Hanya sebagian kecil saja yg dtg ke sekolah langsung dari kampungmya. Bangaimana yg dari palopo, pangala', baruppu' sa'dan, nanggala', sangala' dan kampun yang jauh?
4. Semua orang berhak tinggal di aslim terutama yang miskin yang tdk mampu ke sma barana' krn mahal. Termasuk Sma kristen, akper, smansa, smandu, stkn, smp 2, smp kristen, smp 1, dll.
5. Jika tinggal di aslim brarti uang tranport berkurang sehingg menunjang kesejahteraan warga gereja.
6. Jangan memfokuskan hanya pada kesejahteraan pelayan tetapi terutama kesejahteraan orang banyak.
7. Jika ada gereja yang brani mengatakan bangunan (Convention Hall) adalah landmark (tanda suatu lokasi, daerah, kota) patut kita bertanya apakah tujuan dan arah gereja tersebut? Bukankah itu menggambarkan tujuan pamer keduniawian atau kesombongan duniawi?
8. Ini yang penting, apa yang dilakukan jika menjadi pelayan Tuhan? Jika banyak menuntut dan ingin mendapat lebih dari orang lain, masih layakkah disebut pelayan?

Trima kasih. Semoga memahami maksud saya
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SMUA!

KEMANA UANG PERSEMBAHANKU ADA YANG TAHU????

Sebenarnya kalau BPMS-GT dan Pemerintah mau berkata jujur, latar belakang pembangunan Convention Hall dan Shopping Centre adalah BISNIS alias Rupiah. Alasan tempat mengadakan sinode am merupakan alasan untuk pembenaran saja (di pusat studi di Tangmentoe, kenapa tidak disitu aja!!). Keputusan sinode am hanya menyatakan Sinode Am yang akan datang sebaiknya dilaksanakan di Toraja dan menugaskan BPMS membangun Convention Hall. Tidak diputuskan di lokasi Asrama Elim Rantepao. Tapi karena pendeta kita di BPMS-GT waktu mo kuliah salah memilih jurusan yang seharusnya memilih jurusan EKONOMI Bisnis Rp.Rp.Rp.Rp. Akhirnya sekarang susah membedakan yang mana pelayanan persekutuan dan mana bisnis (profit). Karena pikiran sudah terpola Rp.Rp.Rp. dari sononya akhirnya memilih Asrama Elim sebagai lokasi bisnis yang STRATEGIS dengan alasan untuk gedung pertemuan dan KKR, padahal tujuan utamanya BERBISNIS $$$$$, makanya ada SHOPPING CENTRE-nya (wah…hebat..! Gereja Toraja satu-satunya gereja di dunia yang mempunyai Shopping Centre...!). Hus… jangan tertawa malu-maluin aja … hik..hikk. Mumpung sekarang memegang jabatan, bisnis jalan terus yang penting gue dan keluarga untung besar, urusan pelayanan urusan dibelakang. Alasan lain karena di jadikan tempat pacaran (emangnya lu ngak pernah pacaran?? Pacaran kan manusiawi, tanda normal…!) Justru pacaran yang sealiran yang harus dibina, buktinya ada calon pendeta/pelayan yang kawin dengan agama lain (ditarik lagi!!!) karena kost di lingkungan agama lain. Kalaupun ada yang tidak baik bukan bangunan yang salah tapi orangnya (udah ngerti..?). Lihat Katolik sangat dianjurkan pacaran dengan sesama Katolik makanya pemudanya beribadah malam minggu di gereja, supaya pacaran digereja (ya kan…?).
Alasan untuk menggusur Asrama Elim karena sudah lapuk, tidak kuat lagi, sudah tua, jelek, dll (lanjutkan sendiri..). Itu semua alasan IMPOSSIBLE alias PEMBODOHAN LUAR BIASA (Bukan Ki Joko Bodoh loh…). Siapapun tahu bangunan permanen buatan Belanda di Indonesia tidak asal dibangun tetapi memang betul-betul mengutamakan kwalitas bangunan sehingga dapat bertahan diatas 100 tahun. Kalaupun lapuk paling hanya atapnya yang bocor (tinggal ambil loyang ato ember..! beres…!). Alasan lain tidak ada biaya untuk perbaikan (mata Rp.Rp.Rp berkedip kling..). Loh..! kemana uang sewa asramanya selama ini???? Tinggal di situ kan tidak gratis…! Alasan lain yang tak kalah seringnya dilontarkan BPMS karena sekarang ini BPMS kekurangan dana untuk pelayanan ke jemaat terpencil, bayar pensiunan, dll (dibuat2..) Tidak ingin membebani jemaat (hus…pelan-pelan mo berbisnis $$$$$). Loh…!!!!!! Kemana persembahan PUNDI II dari jemaat-jemaat selama ini?????? (Diam…!!!)
Makanya warga Gereja Toraja harus sadar dan kompak bernyanyi: ADA APA DENGANMU BPMS-GT???? (kayak lagu aja!!!!!!)
Yang pintar matematika mari kita berhitung (yang bodoh nyontek aja yach he.he..!!!) kemana uang persembahan kita setiap hari minggu:
Contoh perhitungan minimal uang persembahan untuk wilayah I (Luwu): data tahun 2006 (Kalo tahun 2009 cari sendiri). Jumlah jiwa= 71.653. Asumsi terendah 50% orang ke gereja/minggu = 35.826,5 jiwa. Rata-rata persembahan = Rp 1.000/jiwa untuk pundi II.
Jadi: 35.826,5 jiwa x Rp. 1.000 = Rp. 35.826.500 x 4 minggu
= Rp. 143.306.000 setiap bulan.
Kemana uang uang 143 juta itu??? Eee..e…anu…. (Jawab jatuh di jalan waktu ke bank..). Perhitungan normalnya sekitar 150 juta/bulan. Ini baru perhitungan minimal untuk 1 wilayah. Gereja Toraja terdiri dari 4 wilayah. Pundi dari wilayah lain jelas lebih banyak dari contoh diatas apalagi dari klasis Pulau Jawa dan Kalimantan jelas lebih banyak lagi. Ini baru persembahan ditambah lagi dari Toko buku Sulo, RS elim, sekolah2, dll. Pokoknya banyak.
Kalau begini terus lama-lama Gereja Toraja dimarahin sama kantor Pajak atau Dispenda karena ada saingannya. Kalau dispenda lebih bagus ada laporannya. Kalau Gereja Toraja mana??????? Hei…. Mana?????? 999999 x

PEMUDA TORAJA MARI BERJUANG DEMI MEMPERJUANGKAN KEBENARAN YANG SEJATI.
SELAMATKAN BANGUNAN BERSEJARAH ASRAMA ELIM RANTEPAO DEMI ANAK CUCU KITA KELAK.
TUHAN YESUS SELALU BERADA DI PIHAK YANG BENAR!

Kenapa Gereja Toraja harus

Kenapa Gereja Toraja harus di provokasi dengan isu Asrama Elim, selama ini Asrama Elim dikelola oleh Gereja Toraja, jadi kalau mau dibangunan Convention Hall oleh Gereja Toraja apa salahnya???
Kami Warga Gereja Toraja di Pedalaman, sangat mengharapkan Gereja Toraja juga memikirkan sarana dan prasarana di Kantor Pusatnya, jangan selalu ketinggalan langkah,.. sekarang teman-teman dari Pantekosta sudah bangunan Rumah Doa, dan saudara dari Muhammadiyah dengan dimotori H.Yunus Kadir dan swadaya masyarakat dapat membangun Gedung Megah sebagai pusat kegiatan di Makale, kenapa Gereja Toraja tidak bisa??? lihat Gereja Tongkonan di Jakarta, Jemaaat Bawakaraeng, Gereja Depok, GT Surabaya, Balla Tamalanrea semua bisa dibangun. Kalau kita hanya berpikir fesimis kapan kita bisa membangun sarana dan prasarana?. Saya percaya untuk Asrama Elim ada solusi dari BPS untuk mencari tempat yang lebih presentatif, karena lokasi dan bangunannya sudah tidak memadai, teman-teman dari Pengurus, penghuni dan Alumni akomomodatiflah tyerhadap keutusan GT mellaui SSA untuk mengusahakan CH, masa malah menghambat. ... Asrama Elim akan lebih maju kedepan kalau direlokasi, ada info memang ada oknum-oknum pengurus Asrama Elim yang jadi propokator.. untuk memhambat pembangunan CH untuk kepntingan tertentu.

Kemana uang uang 143 juta

Kemana uang uang 143 juta itu???
Mungkin itu bisa terjadi kalau jemaat lain sama dengan jemaat tempat anda berada, tapi pada kenyataanya masih banyak jemaat yg menjadi "jemaat adopsi" dari jemaat lainnya, karena untuk menggaji pendeta dan pelayannya saja jemaat sering nunggak.
Kalau perhitungan anda itu bisa terealisasi, maka saya tidak perlu kasihan melihat ketua BPMS waktu ke Jakarta. Waktu itu beliau terpaksa tidak jadi memakai jasnya untuk berkhotbah karena ternyata lengan jasnya bolong mungkin karena nakande balao, malam sebelumnya beliau berusaha menisik (dijelujur) tapi hasilnya kurang bagus.

seperti kata saya sebelumnya Saya sering prihatin jika orang BPMS mengadakan perkunjungan ke jemaat-jemaat, terkadang justru “mate papa’ dikka’na”, karena memang mereka sering kekurangan dana.

Alasan kekurangan dana untuk pelayanan ke jemaat terpencil, bayar pensiunan itu benar, apakah anda tau berepa pensiunan pendeta dan pelayan lainnya yg ditanggung BPMS??
Mari kita berpikir lebih jernih dan lebih jauh ke dalam pokok permasalahan, jangan
langsung mengeluarkan perhitungan yg bisa membuat lainnya kurang nyaman. Ini demi kebersamaan dalam jemaat, kesatuan dalam Gereja Toraja dan lebih dari itu kesatuan dalam Tuhan Yesus.
Salama’
Waiutan kaliki

Pundi dua…? Pertanyaan

Pundi dua…?

Pertanyaan saya…
1. Apakah dari 35.826,5 jiwa yg hadir itu semuanya mengisi pundi II (yg saya liat di Jakarta saja tidak demikian), biasa dipekatabei’bangri tu pundi kelendu’i.
2. Apakah jemaat kita secara konsisten mengirim pundi II ke BPS, sehingga dengan gampangnya keluar angka 143juta dari hasil perhitungan anda.
3. Apakah anda paham benar digunakan sebagai apa pundi II itu sehingga anda mempertanyakannya, ....gaji pegawai BPS, pekerja gereja yg sudah pensiun dan juga tunjangan janda
Saya sebagai anggota jemaat yg kadang ikut menghitung pundi juga prihatin melihat persembahan yg terkumpul, dengan melihat kebutuhan jemaat yg begitu besar.
mari kita saling mendukung bukan selalu saling mencurigai
Semoga dengan pembangunan Convention Hall akan sedikit membantu kekurangan yg ada
Salama’ … Waiutan Kaliki

Pendeta sendiri yang bayar pensiunnya setiap bulan

1. Ada kakaknya teman saya pendeta gereja Toraja setiap bulan menyetor uang dana pensiun ke BPS sebesar Rp. 100 rb untuk PGI + Rp.100 rb untuk GT. Totalnya 200 rb perbulan.
2.Brarti bukan BPS yang bayar pensiun pendeta melainkan pendeta sendiri menyetor uangnya sendiri setiap bulan yang bersumber dari jemaatnya.
3.BPS hanya meyimpankan uang pensiun bukan yang membayarkan.
3.Kosternya juga begitu menyetor ke BPS untuk dana pensiunnya setiap bulan.

kenapa ya kalau memberi

kenapa ya kalau memberi sumbangan diumbar2 seperti komentar diatas... bikin malu!!

JADILAH ANAK TUHAN YANG BERETIKA DAN BERMORAL

Wah ini benar-benar gawat …. Keterlaluan …
Akun saya ada yang pake memberikan komentar yang tidak terpuji.
Maaf atas komentarnya yang keterlaluan yang mengatasnamakan Toraja Guard.
Komentar itu bukan dari saya. Saya pemilik sah akun Toraja Guard.
Mungkin pengguna warnet lain yang iseng namun merugikan banyak orang. Maklum saya hanya berinternet lewat warnet. Menggunakan akun saya jika saya lupa menutup kembali akunnya sebelum meninggalkan warnet.
Siapapun yang menyalahgunakan akun Toraja Guard, tindakan anda sangat tidak terpuji dan tidak beretika. Pakailah akun anda sendiri memberikan komentar…
Untuk pembaca blog ini sekali lagi mohon maaf. Akun Toraja Guard telah mengotori website ini dengan kata-kata yang tidak terpuji yang tidak pantas diucapkan oleh orang yang mengaku sebagai anak-anak Tuhan.
Berdiskusilah sebagai orang yang mengaku sebagai orang yang percaya kepada Tuhan.
Semoga Roh Kudus selalu mengingatkan dan menyadarkan kita semua.. Amin

Untuk admin web ini:
Untuk menjaga persaudaraan sebagai orang percaya dalam satu tubuh yaitu Yesus Kristus, kalau bisa komentar yang dapat mengganggu hubungan kita sebagai warga gereja toraja untuk tidak dimuat atau dihapus saja. Komentar-komentar yang tidak pantas akan menjadi bahan ejekan dan tertawaan orang luar yang tidak menghendaki kita damai.

Selamat berdebat yang sehat.
Trima kasih.

mana warnetx tator . . .

mana warnetx tator . . . .!!! kya'x org tator ketinggalan dgn yG nmax internet. untk pmrnth ttor ushkn tiap zkull ada wrnetx donk . . . . !!! masiri' ki' ke ketinggalan informasi tu tomangguranta. jgn cuma adtx yg ditingkatkan . . tp ilmux donk. kurre sumanga' buda2. by guzti tarakan.

o, kodong ......

Pintar sekaliki' ma' hitung-hitung (pasti banyakmi juga sumbanganta', di'), pintar sekaliki' juga ma' fitnah. Cari'ki' kembali persembahanta'??????????????????????????????
o, kodong ........... kasihan Gereja Toraja.

MENCARI PERSEMBAHAN???? KASIHAN DE L0E........

kALAU TANGAN KANAN MEMBERI, MAKA TANGAN KIRI JANGAN MENCARI BUNG ??? KALAU ANDA MEMBUTUHKAN PERTANGGUNGJAWABAN SETAHU SAYA KANTOR BPMS BELUM PINDAH..., JANGAN MEMFITNAH, APALAGI MEMFITNAH PELAYAN TUHAN YANG BEGITU SETIA MELAYANI-NYA. KALAU "OKNUM" YANG ANDA MAKSUD, TOLONG JANGAN SIKAT SEMUA. YANG SOPANLAH, YANG BERADABLAH, YANG BERTANGGUNGJAWABLAH, SEPERTI ANAK YANG SUDAH DIDIK DI ASRAMA ELIM.

Kalau yang dibawah diucapkan

Kalau yang dibawah diucapkan oleh seorang pendeta maka kasihan sekali Getor. Alasan:
1. Kenapa marah ketika ada orang mempertanyakan keuangan sinode? Mereka bukan asal curiga. Buktikan dengan cara2 kristiani supaya orang tidak curiga.
2. Kenapa terlalu mudah menggunakan ayat Alkitab untuk membela diri? Itukan sama saja menyalagunakan kebaikan/kesempurnaan Tuhan. Manfaatkanlah Alkitab untuk kebaikan semua orang
3. Kalau menyalahkan anak asrama tidak beradab, tidak sopan dll. Saya rasa itu salah besar krn yang mendidik asrama elim adlah gereja dalam hal ini getor. Berarti getor tdk mendidik anak asrama dengan baik sehingga kelakuannya seperti itu? Guru kencing berdiri murid kencing berlari. Mungkin inilah kata yang tepat untuk itu.
Moral orang toraja secara keseluruhan merupakan tanggungjawab gereja. Saya kira itulah tugas gereja sebagai perpanjangan tangan Tuhan di Toraja dan seluruh dunia.
Marilah kita menjadi anak2 Tuhan yang selalu berjalan pada jalan yang diinginkaNya

Trima kasih.
Semoga Tuhan senantiasa hadir membantu dalam dilema ini. Amin.

nakua sangmaneku dami

nakua sangmaneku dami bongkar-i saba' bersejarah liu tu asrama Elim lako aku, padahal nasaile punalabangri kesulei langan kampong. Umbai bersejarah nani bangri secewe' to nakuami bersejarah.
Pemeloi bangmi kita BPS

Waiutan Kalili,
Papallik liu to...

ASRAMA ELIM MILIK GETOR

SETAHU SAYA ASRAMA ELIM MILIK RESMI GEREJA TORAJA (BACA: BUKAN MILIK BPS)
KALAU GEREJA TORAJA (baca : BUKAN BPS) MAU MEMBONGKAR, MENJUAL ATAU ALIH FUNGSIKAN ASRAMA ELIM TERSEBUT SAYA RASA ITU WAJAR SAJA, ITU KAN MILIK-NYA.
dan
SETAHU SAYA GEREJA TORAJA PUNYA MEKANISME UNTUK SEMUA KEPUTUSAN PENTINGNYA. IYA.... TO.........

tongan kita to, bu'dak duka

tongan kita to, bu'dak duka tudikua bangunan bersejarah dilindungi inde' jakarta apa dadi rumah hantu bangri, dan rontok dengan sendirinya secara perlahan akhirnya mau dipugar malah jadi masalah karena kepemilikannya sudah tidak jelas

Zaman Kebangkitan Pemuda Toraja

Inilah awal kematian masa depan Toraja & Gereja Toraja jika bangunan bersejarah akan diganti dengan Mall. Bangunan bersejarah adalah jati diri/identitas suatu komunitas. Atau semacam identitas diri seseorang (nama, tgl lhr, nama org tua, dll). Pemimpin kita bukan membekali pemudanya dengan pendidikan/pengetahuan malahan akan menawari kita dengan kemewahan dan kesenangan dunia di dalam Shopping Centre. Wahai pemimpin-pemimpin sadarlah!
Inilah saatnya pemuda Toraja untuk bangkit menyadarkan pemimpin kita untuk membatalkan rencana pemusnahan sejarah!
PEMUDA TORAJA GO..!! Mari menolak Convention Hall & Shoppin Centre Gereja Toraja di lokasi bangunan bersejarah Asrama Elim Rantepao.
"Tuhan Beserta Kita"!

kami siap hadapi provokator

he Toraja guard, kalau kalian mengalangi pembangunan CH maka kami Pemuda Gereja Toraja siap hadapi kalian....apa hak kamu melarang kami membangun CH ditanah dan ek asrama kami sendiri, siap yang dirugikan????, Pemda saja tidak berani malah memberi IMB... kok kalain cemburuyah kalau Getor mau maju ke depan??? bukan cuma kamu yang bisa bikin rumah dan sara ibadah.... kalian ini semua.... mau mengacaukan Rantepao???? anda berlindung dibawah kepntingan oknum tertentu...

Pasar Bolu juga Shooping

Pasar Bolu juga Shooping Center (Pusat Perbelanjaan)
Misiliana juga punya Convention Hall (Ruangan Rapat)
Patung di tengah kolam Makale yang bersejarah juga berubah.
Na.. lo..??????????????????????????????????????

Sebagai salah satu bangunan

Sebagai salah satu bangunan yang didirikan oleh bangsa belanda, tentunya Asrama elim tidak cuma harus dipertahankan dari segi fungsinya, namun juga harus dipertahankan karena memiliki nilai peninggalan sejarah yang dalam konteks bangunan kuno yang sangat tinggi, namun sayangnya pemerintah daerah mungkin belum memiliki undang2 perlindungan bagi bangunan2 kuno seperti Asrama Elim, mungkin sebaiknya perlu dikaji ulang bila Asrama Elim harus digusur dan fungsinya juga harus diganti.Bila alasan penggusuran karena kekuatan bangunan, jalan keluarnya adalah renofasi bukan penggusuran.

Tetap berjuang Alumni Asrama Elim Rantepao.

Kalau nilai yang dihasilkan

Kalau nilai yang dihasilkan lebih tinggi atau lebih baik dari sekedar romantisme asrama elim, maka tidak ada salahnya dialihfungsikan. Toh asrama elim sudah mengalami beberapa kali perubahan fungsi dari awal berdirinya.
Awalnya adalah asrama untuk perawat-perawat putri yang bekerja di rumah sakit elim.

Asrama Elim dilindungi UU no. 5 thn 1992 Benda Cagar Budaya

Jika alasan pemimpin-pemimpin kita menghancurkan asrama elim karena alasan kekuatan bangunan itu tidak masuk akal alias pembodohan bagi seluruh orang Toraja. Alasannya karena Gereja Toraja akan berbisnis dengan pengusaha besar supaya orang toraja menjadi konsumerisme & kehilangan jati diri. Itu yang masuk akal!
Sudah ada undang-undang yang melindungi Asrama Elim: UU no. 5 thn 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Perda yang tidak ada karena kita orang Toraja belum sadar akan pentingnya bangunan bersejarah bagi generasi masa depan.
"PEMUDA TORAJA ADALAH PEMILIK SAH MASA DEPAN TORAJA".
Mari kita berjuang mempertahankan hak kita yaitu Bangunan Asrama Elim Rantepao.
"Tuhan Yesus Menyertai Kita". Amin.

pertanyaan saya : 1. apakah

pertanyaan saya :
1. apakah undang-undang yang katanya melindungi Asrama Elim: UU no. 5 thn 1992 tentang Benda Cagar Budaya memamg sudah dikeluarkan atau sekedar wacana anda.
2. apakah instansi yang mengeluarkan akan terus bertanggungjawab untuk perawatan Benda Cagar Budaya tersebut.
3. apakah setiap bangunan yg sudah tua secara otomatis menjadi Benda Cagar Budaya, apa kriterinya.

banuangki duka matessekmo umbai la di padadi Benda Cagar Budaya bangmo

Untuk waiutan pepurai tu waiutan

1.Namanya UU kalau sudah ada ya ada dong, lihat tahunnya
2.Yang namanya setiap UU pasti kamu tahu siapa yang mengeluarkan.
3.Kalau saya jawab pertanyaannya saya ikutan jadi bego'

Untuk jelasnya download file pdfnya:
http://frankyzamzani.files.wordpress.com/2007/06/uu-no-5-th-1992-ttg-cag...

Sebelum baca Pebudai tu waiutan muiri'

Asrama Elim dilindungi UU no. 5 thn 1992

Jika alasan pemimpin-pemimpin kita menghancurkan asrama elim karena alasan kekuatan bangunan itu tidak masuk akal alias pembodohan bagi seluruh orang Toraja. Alasannya karena Gereja Toraja akan berbisnis dengan pengusaha besar supaya orang toraja menjadi konsumerisme & kehilangan jati diri. Itu yang masuk akal!
Sudah ada undang-undang yang melindungi Asrama Elim: UU no. 5 thn 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Perda yang tidak ada karena kita orang Toraja belum sadar akan pentingnya bangunan bersejarah bagi generasi masa depan.
"PEMUDA TORAJA ADALAH PEMILIK SAH MASA DEPAN TORAJA".
Mari kita berjuang mempertahankan hak kita yaitu Bangunan Asrama Elim Rantepao.
"Tuhan Yesus Menyertai Kita". Amin.

Turut Prihatin

Torajaland Online! menyatakan turut prihatin.

nasib asrama elim

saya bukan alumni asrama elim,tapi saya jga turut prihatin klo asramax mo digusur alias mo dibongkar.saran saya klo bsa BPS,cari lahan baru utk bangun Convention hall,soalx itu bangunan udah ternasuk peninggalan sejarah oleh belanda..

MEMANG NASIB ASRAMA ELIM HARUS DIBONGKAR

ASRAMA ELIM HARUS DIBONGKAR OLEH PEMILIKNYA YAITU GETOR MELALUI BPS ATAS AMANAH SSA-GT.... GITU AJA KOK REPOT....., SETAHU SAYA TIDAK ADA NAMANYA "BANGUNAN BERSEJARAH ASRAMA ELIM ".... JANGAN TERLAU MENGANGGAP REME PENGHUNI.. ASRMA ELIM MEMANGNYA MEREKA ...SEMUA MANUSIA PURBA....???? SEHINGGA GEDUNGNYA MAU DIJADIKAN MUSEUM SEKALIAN DENGAN PENGHUNINYA..... YANG SELALU NGOTOT TIDAK TAHU MAU KEMANA KALAU SUDAH TERGUSUR....?????